11 Pertanyaan Buat Kamu yang Udah Pacaran Lama

Kamu dan dia menjalani masa pacaran nggak melulu satu atau dua tahun, tapi telah lebih dari lima tahun. Memang sih langgengnya hubungan kalian mendapat pujian dari tidak sedikit orang. Tapi di samping pujian yang datang, lamanya hubungan kalian pun memancing tidak sedikit pertanyaan timbul. Pertanyaan yang seringnya membuat anda atau dia beranggapan kembali mengenai hubungan ini. Masa, dari hubungan yang sudah sekitar ini belum ada bayang-bayang untuk ke depannya laksana apa.

Kamu aja penasaran gimana nanti kelanjutan hubungan anda dan dia, gimana orang lain. Mereka yang penasaran pun akan sering mengemukakan pertanyaan yang sama masing-masing ketemu anda dan dia. menurut Info Tips & Trik Vlog Terbaru Buat anda yang udah ngrasain pacaran lama, pertanyaan-pertanyaan ini tentu akrab sama kalian.

11 Pertanyaan Buat Kamu yang Udah Pacaran Lama
11 Pertanyaan Buat Kamu yang Udah Pacaran Lama

1. “Pacarannya udah lama, nikahnya kapan?”

Wajar sih bila orang bertanya kapan anda dan dia nikah, karena lamanya hubungan menjadi pertanda kesesuaian pribadi anda dan dia. Nah, bila sudah sesuai begini, masa belum kepikiran bayang-bayang untuk tahapan selanjutnya. Sedangkan jawaban yang anda lontarkan, mulai dari yang sangat klise, basa-basi hingga guyonan saking keki dan malasnya membalas pertanyaan yang tidak jarang di dengar.

“Minta doanya aja ya….”

“Iya, masih ngumpulin modal nih!”

“Kapan-kapan deh, nunggu musim kawin. Hmmmm.”

2. “Emang nggak capek apa pacaran lama-lama?”

Mempertahankan suatu hubungan tersebut bukan urusan yang mudah, tentunya ada usaha yang spektakuler dalam menghadapi segala masalah atau cobaan yang datang. Lihat saja teman-teman anda yang banyak sekali bertahan sangat lama satu atau dua tahun, bahkan terdapat yang melulu hitungan bulan. Makanya, anda atau dia nggak butuh kaget bila ada orang yang tanya rasanya jalani hubungan yang udah lama ini.

“Capek? Biasa aja sih, kan anda ngejalanin hubungannya nggak gunakan lari-lari. Ya udah santai aja gitu,”

3. “Bosen nggak sih pacaran lama banget gini? Nggak pengen tahu gimana rasanya jadi suami istri?”

Ada pun yang suka mancing-mancing guna bertanya kapan nikah. Memang sih pertanyaannya lebih halus. Mereka penasaran, bila jadi pacar terus kapan jadi pasangan halalnya?

Teman: Gila, langgeng banget kalian. Emang rasanya gimana sih pacaran udah lama begini?

Kamu: Senang, namun ya biasa aja juga.

Teman: Emang nggak bosen ya pacaran terus, nggak kepengen bikin nikah gitu?

Kamu : Yang buat bosen tersebut pertanyaan kapan nikahnya…. nggak ada ulasan lain apa?

Yuk cari tahu pertanyaan apa lagi yang didapat sesudah pacaran lama, klik halaman selanjutnya ya

4. “Perasaan kalian masih sama nggak? Kayak dulu di awal-awal pacaran,”

Saking lamanya, hingga ada yang pun penasaran dengan perasaan kalian masing-masing. Kan nggak barangkali kalian dapat bertahan bila nggak punya perasaan yang kuat.

“Ya, sayang lah. Kalau nggak sayang ngapain pacaran lama-lama.”

Meski sebetulnya dipikiran kamu pun terlintas, bila mempertahankan hubungan tersebut akan lebih gampang daripada mengawali hubungan yang baru.

5. “Hubungan kalian udah direstui belum sama orangtua dan family masing-masing?

Jangan-jangan kalian belum menyimpulkan untuk menikah sebab pertanyaan ini!

“Nikah kan nggak cuma perlu materi dan restu orang tua aja….”

Urusan restu sih dari mula pacaran pun udah dikantongin. Masa iya pacaran hingga bertahun-tahun backstreet.

6. “Sedekat apa sih anda sama keluarganya? Secara kalian udah pacaran lama,”

Teman: Eh, anda udah kenal sama keluarganya, Dika kan?

Kamu: Ya udah lama kali kenalnya.

Teman: Udah deket dong sama camer?

Kamu: kepo banget sih….

Teman atau orang terdekat anda sebenarnya cuma inginkan meyakinkan, bila kamu diterima dengan paling baik di keluarganya. Toh, besok orang tuanya beserta keluarganya yang beda jadi unsur dari dirimu juga.

7. “Gimana rasanya pacaran sama dia? Dia orangnya kayak gimana? Kan kalian udah pacaran lama,”

Sudah lebih dari lima tahun pacaran, tentunya kalian telah saling mengenal karakter pasangan dengan baik. Jadi lumrah dong bila ada yang melontarkan pertanyaan tentang individu pasanganmu menurut keterangan dari penglihatan anda sendiri.

Kamu: Dia tersebut sabar banget….

Teman: Iya kan emang mesti sabar menghadapi anda yang bawel, hehehe

kamu: Hmmmm

8. “Pacar anda serius nggak sih sama hubungan kalian? Kok udah pacaran lama namun belum terdapat omongan nikah?”

Nah, seringkali orangtua atau keluarga anda seperti kakak, om, tante atau siapapun yang telah tahu cerita perjalanan hubungan anda dan dia tentu akan tanya keseriusan pasanganmu itu. Mereka melulu khawatir kalau-kalau hubungan kalian ini tak jelas ujungnya. Lagipula inginkan sampai kapan pacaran terus, toh umur kalian telah sama-sama cukup, kegiatan pun telah sama-sama mapan, terus tunggu apa lagi?

lagi kumpul keluarga,

Kakak: Si Adit, bagaimna kabarnya? Lagi sibuk kerja ya dia?

Kamu: Baik kak, iya lagi tidak sedikit dapet klien dia.

Ayah: Sibuk kerja bikin ngumpulin modal nikah ya? Gitu dong, biar keliatan serius dikit. Masa udah pacaran lama anda nggak dilamar juga, dek!

Kamu: Ayah…. -_-

9. “Hubungan kalian inginkan dibawa kemana nantinya?”

Meskipun nggak ditanya sama orang, anda atau dia tentunya sering memikirkan destinasi hubungan kalian ini. Apa sih cita-cita dari dua orang yang pacaran lama dan yang katanya serius, bila nggak membina rumah tangga? Malu sama umur, udah dewasa kok maunya masih main-main dan nggak berani berkomitmen.

Hayo, inginkan dibawa kemana hubungan kita? Ke pelaminan kan! Hehehe

10. “Udah siap belum bikin berumah tangga?”

Nggak jauh-jauh emang pertanyaannya dari ke arah nikah, nikah, dan nikah. Yaudah anda sabar aja jawabinnya.

Bagaimana, udah siap belum? Kalau belum siap, ya disiapin dari kini ya. Semangat yaa..

11. “Resepnya apa sih biar langgeng begini? Pernah berantem kan pastinya?”

Berbagi empiris yang positif dalam menjalin hubungan kan nggak salahnya. Toh, bukannya kamu dapat berbangga diri ya walau belum dilamar, minimal kalian dapat menunjukkan keseriusan dengan menjaga hubungan ini sampai bertahun-tahun.

Temen: Senang banget deh liat kalian, langgeng banget dari mulai kuliah sampai kini udah kerja. Caranya bagaimana sih? Aku capek pacaran putus terus. Hiks….

Kamu: Duh bingung, metodenya ya dijalani aja santai tapi pun punya komitmen, saling pengertian, belajar dewasa bareng. Nanti saat anda ketemu orang yang tepat, tentu semuanya bakal berjalan dengan sendirinya aja. Sabar ya!

Kalau anda sama dia udah ditanya apa aja nih? Sabar ya, orang bertanya tandanya mereka perhatian dengan anda dan dia. 🙂